Langsung ke konten utama
Puisi

Hujan Diawal November

Aku kembali bertanya rindu
Yang lama terkubur sejak dulu
Kau pergi begitu saja berlalu
Meninggalkan jejak penghianatan yang kau selip sebagai kenangan masa lalu
Gersangnya cahaya kini kembali meredup tertutup awan bisu
Semuanya nya berubah menjadi gelap
Hanya barisan nyala lilin yang masih tempel di sudut kamar menemaniku hingga lelap

Hujan itu mulai terlihat, deras bersama air mata
Hingga membuat luka hati tumbuh dengan subur
Hampir saja aku mati dan terkubur
Hanya karena pelampiasan dendam lama yang belum akur
Aku ingin tidur..
Ingin kulupakan mimpi yang belum sempat kurapikan dengan teratur

Kau sedang berdendang riang
Merayakan dendam kemenangan
Isyarat kepuasan dan lambaikan tangan
Pertanda perpisahan untuk melupakan setumpuk usang kenangan

Kalikur Wl, 09 November 2019


Gubahan: Soe Hoe Gie

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Budaya, Tradisi serta Kebiasaan Masayarakat Lembata yang berhubungan dengan aspek pertanian dan peternakan

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Kata ”kebudayaan” berasal dari bahasa sanskerta buddhaya, yaitu bentuk jamak dari buddhiyang berarti “budi” atau “akal”. Dengan demikian ke-budaya-an dapat diartikan: “hal-hal yang bersangkutan dengan akal”. Secara etimologi, kebudayaan dapat diartikan sebagai cara, kebiasaan atau segala hasil daya upaya manusia mengelolah akal budinya. Manusia berevolusi dalam waktu lebih kurang empat juta tahun lamanya. Pada masa ia muncul di muka bumi, tentu telah ada benih-benih dari kebudayaan. Telah ada bahasa sebagai alat komunikasi untuk perkembangan sistem pembagian kerja dan interaksi antara kelompok. Tentu saja kemampuan akal manusia untuk mengembankan kosep-konsep yang makin lama makin tajam, yang  dapat disimpan dalam bahasa, dan bersifat akumulatif. Mungkin ketika itu juga sudah ada alat-alatnya yang pertama, berupa sebatang kayu untuk tongkat pukul, segumpal batu untuk senjata lempar. Kemudian bat...
MENCARI KEADILAN MENUJU INDONESIA YANG DEMOKRATIS Spirit kerakyatan yang menjadi watak Negara demokratis merupakan syarat utama dalam format Negara yang berkedaulatan rakyat, karena kekuatan tertinggi terletak ditangan rakyat. Kesetaraan martabat dan persamaan hak politik mengindikasikan tentang kesamaan hak politik dari setiap warga negara.  Juga jabatan publik dari Negara demoratis dipilih oleh, bertanggung jawab dan dapat dipindahkan oleh para pemilih. Lebih dari itu Negara demokrasi tidak bisa tidak harus dapat menunjukan adanya kebebasan politik yang menyangkut kebebasan berpikir, menyatakan pendapat dan aksi dalam urusan politik. Termasuk hak mendapat akses informasi politik serta kebebasan untuk mendiskusikan dan mengkritik figure politik. Dalam suatu Negara demokrasi, selain menghargai mayoritas, juga pelaksanaan kekuasaan harus dipertanggungjawabkan dan responsive terhadap aspirasi rakyat. Demokrasi menuntut suatu dasar kesepakatan ideologis suatu keteraturan dan ke...
PUISI Pertiwi Lembata Wahai ibu pertiwi.. Tolong dengarkan, jika engkau masih menghiraukan Aku ingin berbagi nasib Dari mereka yang murtad dengan prinsip Ini tentang sabda srikandi dan kartini Yang katanya adalah penggerak emansipasi masa kini Tapi mereka dianggap hanyalah objek sensasi saat ini Oh lembata,, pulau kecilku yang menyimpan seribu duka Lihatlah srikandi dan kartimu sedang lara dan terluka Lihatlah srikandi dan kartinimu dizholimi oleh para penguasa Lihatlah srikandi dan kartinimu disiksa bahkan dianiaya Hatinya perih, batinnya meronta Dimana supremasi hukum yang katanya tidak menjadi pembeda Wahai para elit penguasa.. Srikandi dan kartimu perlu dirawat dan dijaga Karena dari merekalah bibit-bibit pahlawan tersedia Dari merekalah titisan sabda para raja Berilah pangan, sandang dan papan agar mereka tidak banyak bicara Tegaskanlah hukum seperti pada titahnya Jangan biarkan srikandi dan kartinimu diperkosa Seolah srikandi dan kartimu menjadi lu...