Langsung ke konten utama
PUISI



Pertiwi Lembata

Wahai ibu pertiwi..
Tolong dengarkan, jika engkau masih menghiraukan
Aku ingin berbagi nasib
Dari mereka yang murtad dengan prinsip
Ini tentang sabda srikandi dan kartini
Yang katanya adalah penggerak emansipasi masa kini
Tapi mereka dianggap hanyalah objek sensasi saat ini

Oh lembata,, pulau kecilku yang menyimpan seribu duka
Lihatlah srikandi dan kartimu sedang lara dan terluka
Lihatlah srikandi dan kartinimu dizholimi oleh para penguasa
Lihatlah srikandi dan kartinimu disiksa bahkan dianiaya
Hatinya perih, batinnya meronta Dimana supremasi hukum yang katanya tidak menjadi pembeda

Wahai para elit penguasa..
Srikandi dan kartimu perlu dirawat dan dijaga
Karena dari merekalah bibit-bibit pahlawan tersedia
Dari merekalah titisan sabda para raja
Berilah pangan, sandang dan papan agar mereka tidak banyak bicara Tegaskanlah hukum seperti pada titahnya
Jangan biarkan srikandi dan kartinimu diperkosa
Seolah srikandi dan kartimu menjadi lumbung para dosa

Lembata, 18 Mei 2019

Gubahan...

Soe Hoe Gie

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Budaya, Tradisi serta Kebiasaan Masayarakat Lembata yang berhubungan dengan aspek pertanian dan peternakan

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Kata ”kebudayaan” berasal dari bahasa sanskerta buddhaya, yaitu bentuk jamak dari buddhiyang berarti “budi” atau “akal”. Dengan demikian ke-budaya-an dapat diartikan: “hal-hal yang bersangkutan dengan akal”. Secara etimologi, kebudayaan dapat diartikan sebagai cara, kebiasaan atau segala hasil daya upaya manusia mengelolah akal budinya. Manusia berevolusi dalam waktu lebih kurang empat juta tahun lamanya. Pada masa ia muncul di muka bumi, tentu telah ada benih-benih dari kebudayaan. Telah ada bahasa sebagai alat komunikasi untuk perkembangan sistem pembagian kerja dan interaksi antara kelompok. Tentu saja kemampuan akal manusia untuk mengembankan kosep-konsep yang makin lama makin tajam, yang  dapat disimpan dalam bahasa, dan bersifat akumulatif. Mungkin ketika itu juga sudah ada alat-alatnya yang pertama, berupa sebatang kayu untuk tongkat pukul, segumpal batu untuk senjata lempar. Kemudian bat...
MENCARI KEADILAN MENUJU INDONESIA YANG DEMOKRATIS Spirit kerakyatan yang menjadi watak Negara demokratis merupakan syarat utama dalam format Negara yang berkedaulatan rakyat, karena kekuatan tertinggi terletak ditangan rakyat. Kesetaraan martabat dan persamaan hak politik mengindikasikan tentang kesamaan hak politik dari setiap warga negara.  Juga jabatan publik dari Negara demoratis dipilih oleh, bertanggung jawab dan dapat dipindahkan oleh para pemilih. Lebih dari itu Negara demokrasi tidak bisa tidak harus dapat menunjukan adanya kebebasan politik yang menyangkut kebebasan berpikir, menyatakan pendapat dan aksi dalam urusan politik. Termasuk hak mendapat akses informasi politik serta kebebasan untuk mendiskusikan dan mengkritik figure politik. Dalam suatu Negara demokrasi, selain menghargai mayoritas, juga pelaksanaan kekuasaan harus dipertanggungjawabkan dan responsive terhadap aspirasi rakyat. Demokrasi menuntut suatu dasar kesepakatan ideologis suatu keteraturan dan ke...
Puisi Perjalanan Aku adalah jalan raya Tempat kakimu menuju bahagia Aku adalah warung-warung kopi Tempat kau wujudkan mimpi Aku adalah pantai yang penuh dengan senja Tempat kau menerjemahkan warna Perjalanan adalah hidup Sesuatu yang akan tetap kuhadapi selama dadaku berdegup Hilangkan rasa gugup Pertahankan semangat agar tak redup Janganlah kau menemukan arah jalan dengan mata tertutup Pelan atau laju hanyalah cara untuk menuju Sejatinya, perjalanan bukanlah cepat atau lambat sampai Namun apa yang kau rasakan setelah petualangan usai Balauring, 01 November 2019 Soe Hoe Gie